Nama: I Gusti Ayu Nyoman Sumartini

No Absen .23

Saat ini konsep negara, bangsa dan nasionalisme dalam konteks Indonesia sedang berhadapan dengan dilema antara globalisasi dan etnik nasionalisme yang harus disadari sebagai perubahan lingkungan strategis. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia isu adalah masalah yang dikedepankan untuk ditanggapi; kabar yang tidak jelas asal usulnya dan tidak terjamin kebenarannya; kabar angin;desas desus.

Berdasarkan penjelasan pada modul isu kontemporer, perlu disadari bahwa PNS sebagai Aparatur Negara dihadapkan pada pengaruh yang datang dari eksternal juga internal yang kian lama kian menggerus kehidupan berbangsa dan bernegara: Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai konsensus dasar berbangsa dan bernegara. Fenomena tersebut menjadikan pentingnya setiap PNS mengenal dan memahami secara kritis terkait isu-isu strategis kontemporer diantaranya; korupsi, narkoba, paham radikalisme/  terorisme, money laundry, proxy war, dan kejahatan komunikasi masal seperti cyber crime, Hate Speech, dan Hoax, dan lain sebagainya.

a.      Korupsi

              Pada dasarnya sebab manusia terdorong untuk melakukan korupsi antara lain:

1.     Faktor Individu

2.     Faktor Lingkungan

3.     Gratifikasi

b.     Narkoba

Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika membedakan narkotika ke dalam tiga golongan yaitu (RI, 2009):

1.     Golongan I yang ditujukan untuk ilmu pengetahuan dan bukan untuk pengobatan dan sangat berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan.

2.     Golongan II berkhasiat untuk pengobatan dan pelayanan kesehatan dan berpotensi tinggi menyebabka ketergantungan.

3.     Golongan III berkhasiat untuk pengobatan dan pelayanan kesehatan serta berpotensi ringan mengakibatkan ketergantungan.

 

c.      Terorisme dan Radikalisme

Terorisme merupakan suatu ancaman yang sangat serius di era global saat ini. Berikut ini adalah potensi-potensi terorisme:

1.     Terorisme yang dilakukan oleh negara lain di daerah perbatasan Indonesia.

2.     Terorisme yang dilakukan oleh warga negara yang tidak puas atas kebijakan negara.

3.     Terorisme yang dilakukan oleh organisasi dengan dogma dan ideologi tertentu.

4.     Terorisme yang dilakukan oleh kaum kapitalis Ketika memaksakan bentuk atau pola bisnis dan investasi kepada masyarakat.

5.     Teror yang dilakukan oleh masyarakat kepada dunia usaha,beberapa demonstrasi oleh masyarakat yang ditunggangi oleh provokator terjadi secara anarkis dan menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi perusahaan 

d.     Money Laundry

Istilah “money laundering” dalam terjemahan bahasa Indonesia adalah aktivitas pencucian uang.

Dampak negatif pencucian uang :

1. merongrong sektor swasta yang sah

2. merongrong integritas pasar-pasar keuangan

3. hilangnya kendali pemerintah terhadap kebijakan ekonomi

4. timbulnya distorsi dan ketidakstabilan ekonomi

5. hilangnya pendapatan negara dari sumber pembayaran pajak

6. risiko pemerintah dalam melaksanakan program privatisasi

7. merusak reputasi negara

8. menimbulkan biaya sosial yang tinggi

e.       Proxy war

Proxy war adalah sebuah perang yang terjadi antara dua negara atau dua kubu dimana negara-negara tersebut tidak terlibat secara langsung, melainkan melibatkan pihak ke-tiga (peran pengganti). Perang justru terjadi di luar wilayah kedua negara yang saling bermusuhan.

     Kemajuan komunikasi dan transportasi membuat dunia terasa semakin dekat dan sempit, sehingga penyembunyian kejahatan dan hasil kejahatan menjadi lebih mudah dilakukan. Dengan adanya kemajuan teknologi finansial, dana dapat ditransfer dari suatu pusat keuangan dunia ke tempat lain secara real time melalui sarana online system


  Isu merupakan kabar/ hal/ masalah yang dikedepankan (untuk ditanggapi, disikapi dan lain sebagainya), kabar yang tidak jelas asal – usulnya dan belum terjamin kebenarannya; kabar angin; desas – desus.Kontemporer adalah sesuatu hal yang kekinian, yang masih eksis terjadi dan berlangsung sampai sekarang, atau segala hal yang berkaitan dengan saat ini.

        Dengan demikian Analisis Isu Kontemporer adalah menganalisa, mencari kebenaran tentang hal/masalah yang baru atau kabar terkini yang masih hangat dibicirakan dan belum jelas akan kebenarannya.

A. Memahami Isu Kritikal

Pemahaman tentang isu kritikal, diawali dengan mengenal pengertian isu. Secara umum isu diartikan sebagai suatu fenomena/kejadian yang diartikan sebagai masalah Isu kritikal secara umum terbagi ke dalam tiga kelompok berbeda berdasarkan tingkat urgensinya, yaitu

1. Isu saat ini (current issue)

2. Isu berkembang (emerging issue), dan

3. Isu potensial.

Terdapat 3 (tiga) kemampuan yang dapat mempengaruhi dalam mengidentifikasi dan/atau menetapkan isu, yaitu

1.      kemampuan Enviromental Scanning,

2.     Problem Solving, dan

3.     berpikir Analysis 

Pendekatan lain dalam memahami apakah isu yang dianalisis tergolong isu kritikal atau tidak adalah dengan melakukan “issue scan”, yaitu teknik untuk mengenali isu melalui proses scanning untuk mengetahui sumber informasi terkait isu tersebut sebagai berikut:

1.     Media scanning

2.     Existing data,

3.     Knowledgeable others,

4.     Public and private organizations,

5. Public at large


2. TEKNIK-TEKNIK ANALISIS ISU

A. TEKNIK TAPISAN ISU

Alat bantu penetapan kriteria isu yang berkualitas banyak jenisnya, misalnya menggunakan teknik tapisan dengan menetapkan rentang penilaian (1-5) pada kriteria; Aktual, Kekhalayakan, Problematik, dan Kelayakan. Aktual artinya isu tersebut benar-benar terjadi dan sedang hangat dibicarakan dalam masyarakat. Kekhalayakan artinya Isu tersebut menyangkut hajat hidup orang banyak. Problematik artinya Isu tersebut memiliki dimensi masalah yang kompleks, sehingga perlu dicarikan segera solusinya secara komperehensif, dan Kelayakan artinya Isu tersebut masuk akal, realistis, relevan, dan dapat dimunculkan inisiatif pemecahan masalahnya.

Alat bantu tapisan lainnya misalnya menggunakan kriteria USG dari mulai sangat USG atau tidak sangat USG. 

Urgency: seberapa mendesak suatu isu harus dibahas, dianalisis dan ditindaklanjuti. 

Seriousness: Seberapa serius suatu isu harus dibahas dikaitkan dengan akibat yang akan ditimbulkan.

Growth: Seberapa besar kemungkinan memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani segera.


B. TEKNIK ANALISIS ISU

Beberapa alat bantu menganalisis isu disajikan sebagai berikut:

1.     Mind Mapping

    Mind mapping adalah teknik pemanfaatan keseluruhan otak dengan menggunakan citra visual dan prasarana grafis lainnya untuk membentuk kesan

2.     Fishbone Diagram

Fishbone diagram akan mengidentifikasi berbagai sebab potensial dari satu efek atau masalah, dan menganalisis masalah tersebut melalui sesi brainstorming

Analisis SWOT

1.     Tahap pengumpulan data;

2.     Tahap analisis

3.     Tahap pengambilan keputusan

C. Analisis Kesenjangan atau Gap Analysis

    Gap Analysis adalah perbandingan kinerja aktual dengan kinerja potensial atau yang diharapkan. Metode ini merupakan alat evaluasi bisnis yang menitikberatkan pada kesenjangan kinerja perusahaan saat ini dengan kinerja yang sudah ditargetkan sebelumnya, misalnya yang sudah tercantum pada rencana bisnis atau rencana tahunan pada masing-masing fungsi perusahaan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

I Gusti Ayu Nyoman Sumartini